Saya suka belajar sains. Ketika sekolah menengah atas saya memilih jurusan IPA (Sains), dan ketika melanjutkan kuliah juga jurusan Fisika, lagi-lagi sains. Maka tak heran jika sains sangat dekat dengan kehidupan saya.
Tapi itu semua masih pada tahap suka, belum mencintai..
Wah... Kenapa bawa - bawa urusan cinta ni? Apa hubungannya sama sains?
Saya punya sebuah teori, bahwa cinta pada sesuatu akan muncul ketika dia selalu ada, ketika dia selalu mengerti.. Itulah adanya dengan Sains. Ketika saya mulai merasakan Sains dalam setiap kegiatan saya sehari - hari ketika itulah rasa cinta kan Sains ini tumbuh. 💓💓💓
Gimana ceritanya niy?
Jadi gini, contohnya aja ya... Ketika muncul pertanyaan kenapa koq orang klo pasang AC posisinya selalu di atas, kenapa koq bukan di bawah aja, apa biar keren?? Atau biar keliatan orang?? Jadi klo ada tamu yang datang langsung notice gitu... Ciee ni orang punya AC... Apa begitu?? 😄
Ternyata bukan itu alasannya. Sains menjawab, jika udara yang dingin mempunyai massa jenis (kerapatan) yang lebih besar dibandingkan udara panas, massa jenis yang lebih besar akan cenderung bergerak ke bawah, dan massa jenis yang lebih kecil akan bergerak ke atas. Jadi ketika AC diletakkan di atas, maka udara yang dikeluarkan oleh AC yang notabenenya adalah udara dingin dan punya massa jenis besar akan bergerak turun ke bawah sehingga seluruh ruangan akan terasa dingin. Coba aja bayangin klo pasang AC tu posisinya di bawah, udara dingin yang dikeluarkan AC gak akan bisa bergerak ke atas, otomatis yang dingin cuma lantai aja. Kan gak lucu klo kaki kedinginan sedangkan tangan sibuk ngipas2 krn badan masih kepanasan.. 😄😄😄

Alasan yang sama menjadi penyebab kenapa kumparan pemanas pada teko listrik dipasang di bagian bawah bukannya di atas.
Trus contoh lainnya niy.
Klo muncul pertanyaan kenapa koq roda itu bulet yah, kenapa gak dibikin bervariasi gitu biar lebih seru, misalnya aja bentuk persegi atau malah berbentuk hati 💗(ni orang kurang kerjaan apa ya?? mikirnya aneh-aneh😅).
Nah, Sains menjawab, bahwa dengan membuat roda berbentuk bulat maka bidang yang bersentuhan dengan tanah atau lantai menjadi lebih kecil, sehingga gaya yang diperlukan untuk menarik atau mendorong akan lebih kecil. Coba aja klo rodanya berbentuk persegi, gak kebayang kan capeknya. Yang ada bukannya didorong atau ditarik, malah bisa2 ditinggal, kayak hati ditinggal mantan. Jlebb.. 😅
Soo... Itulah kenapa hati ini makin cinta sama Sains, krn Sains bisa menjawab segala tanya dan keresahan hati ini. 😄
Gimana?? Udah mulai cinta?? 😉
Cukup sekian dulu yaa. See you ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar